Penggunaan Media Plastisin dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak
-
Published: January 29, 2026
-
Page: 106-114
Abstract
Kemampuan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berpengaruh terhadap kesiapan menulis, kemandirian, dan aktivitas sehari-hari, namun pada kenyataannya masih banyak anak yang belum menguasai keterampilan ini secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media plastisin dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak kelompok A di TK Nurul Ma’arif Kota Serang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 10 anak kelompok A dan 1 guru kelas. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media plastisin mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak secara bertahap, terlihat dari peningkatan koordinasi mata dan tangan, kekuatan otot jari, serta kemampuan anak dalam meremas, menjumput, menekan, dan membentuk objek. Faktor pendukung meliputi kesiapan guru, ketersediaan media, dan antusiasme anak, sedangkan faktor penghambat berupa perbedaan kemampuan individu dan keterbatasan konsentrasi sebagian anak. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media plastisin dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang efektif, menarik, dan mudah diterapkan untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.
- media plastisin
- motorik halus
- anak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Amelasasih, P., & Alfinuha, S. (2025). Prompting Technique Using Playdough Media: Enhancing Fine Motor Skills in Children with Moderate Intellectual Disability. Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa), 6(1), 43–51. https://doi.org/10.38156/psikowipa.v6i1.307
- Anis, S., Rifa, S. W., & Lusy, N. (2021). Pencapaian aspek perkembangan anak usia dini selama pembelajaran daring di masa COVID-19. Jurnal Mentari, 1(2), 51–59.
- Arjulayana. (2025). Sensory Play in Early Childhood Education : The Key to Stimulating the Brain and Creativity of Young Children. Jurnal Gemilang: Early Childhood Education Program, 2(3), 23–33. https://doi.org/10.62872/egy8a810
- Bahar, H. (2025). Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Anak melalui Metode Bermain di PAUD. Starkids: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 44–48. https://doi.org/10.59005/starkids.v1i1.278
- Ferasinta, F., & Dinata, E. Z. (2021). Pengaruh Terapi Bermain Menggunakan Playdough Terhadap Peningkatan Motorik Halus Pada Anak Prasekolah. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 9(2), 59–65. https://doi.org/10.36085/jkmb.v9i2.2213
- J, H., Ramon, A., Putrawan, R., Padila, P., & Andri, J. (2021). Perbandingan Efektivitas Bermain Plastisin dengan Finger Painting terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah. Jurnal Kesmas Asclepius, 3(1), 25–33. https://doi.org/10.31539/jka.v3i1.2375
- Lodal, K., & Bond, C. (2016). The relationship between motor skills difficulties and self-esteem in children and adolescents: a systematic literature review. Educational Psychology in Practice, 32(4), 410–423. https://doi.org/10.1080/02667363.2016.1206847
- Lopes, V. P., Martins, S. R., Gonçalves, C., Cossio-Bolaños, M. A., Gómez-Campos, R., & Rodrigues, L. P. (2022). Motor competence predicts self-esteem during childhood in typical development children. Psychology of Sport and Exercise, 63. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2022.102256
- Sa’deyah, Z. K., & Mudlikah, S. (2025). Pengaruh Stimulasi Media Permainan Playdough Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 54-59 Bulan. IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today, 4(1), 33. https://doi.org/10.30587/ijmt.v4i1.9649
- Simaremare, A., & Syaputri, R. (2023). Pengaruh Bermain Playdough Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Kristen Bina Misi Pniel. Cemara Education and Science, 1(4). https://doi.org/10.62145/ces.v1i4.34
- Wahyuni, D., Aprillia, E., Febrianti, & Fauzi, M. (2025). Korelasi antara Perkembangan Motorik Halus dan Keterampilan Pra Menulis Anak. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 14(1), 145–158. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i1.1160
- Hurlock, E. B. (2015). Perkembangan anak (Jilid 1). Erlangga.
- Kulsum, U., Adawiyah, R., & Dirgayunita, A. (2023). Meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 3–4 tahun melalui media plastisin. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 115–124.
- Kurniasih, D., Astrianingsih, N., & Sholehah, S. (2021). Media plastisin dalam pengembangan motorik halus anak usia dini. Jurnal PAUD, 5(1), 45–52.
- Lodal, K., & Bond, C. (2016). The relationship between motor skills difficulties and self-esteem in children and adolescents: a systematic literature review. Educational Psychology in Practice, 32(4), 410–423. https://doi.org/10.1080/02667363.2016.1206847
- Lopes, V. P., Martins, S. R., Gonçalves, C., Cossio-Bolaños, M. A., Gómez-Campos, R., & Rodrigues, L. P. (2022). Motor competence predicts self-esteem during childhood in typical development children. Psychology of Sport and Exercise, 63. https://doi.org/10.1016/j.psychsport.2022.102256
- Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Analisis data kualitatif (Terj.). UI Press.
- Mulyasa, E. (2014). Manajemen pendidikan anak usia dini. Remaja Rosdakarya.
- Nurani, Y. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Indeks.
- Oktaviani, S. (2021). Penggunaan media plastisin dalam mengembangkan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 22–30.
- Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak.
- Rohmah, S. K., & Gading, I. K. (2021). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui bermain plastisin. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 89–97.
- Safitri, R. (2024). Pengembangan motorik halus anak usia dini. Prenadamedia Group.
- Santrock, J. W. (2011). Child development (13th ed.). McGraw-Hill.
- Sofyan, H. (2018). Pembelajaran berbasis bermain pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 45–54.
- Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
- Sujiono, Y. N. (2013). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Indeks.
- Sujiono, Y. N., & Sujiono, B. (2010). Bermain kreatif berbasis kecerdasan jamak. Indeks.
- Umajjah, N. T., Angraeni, N., Asrika, A., Jannah, R., Rifkah, A., Agustin, W., ... & Annisa, N. A. (2021). Perkembangan Biologis, Motorik, Kognitif, dan Sosioemosional (Pada Masa Anak-Anak). Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah, 4(2), 63-75.
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
- Upton, P. (2012). Psychology of child development. Pearson Education.
- Wahyuni, D., Aprillia, E., Febrianti, & Fauzi, M. (2025). Korelasi antara Perkembangan Motorik Halus dan Keterampilan Pra Menulis Anak. PAUDIA: Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 14(1), 145–158. https://doi.org/10.26877/paudia.v14i1.1160